Termos Ajaib Habib Jakfar bin Syaikhan as-Segaf

Pada suatu malam datanglah serombongan sayid dari kota Bondowoso ke rumah Habib Jakfar bin Syaikhan as-Segaf Pasuruan. Mereka berjumlah tujuh orang dan mereka dikenal sebagai para sayid yang suka bercanda. Begitu masuk di kediaman Habib Jakfar  langsung berseru kepada beliau, “Wahai Habib Jakfar, kami datang untuk berziarah! Tolong keluarkan semua suguhan!” Habib Jakfar menjawab mereka dengan nada bercanda, “Wah, kalian ini bukan ziarah, tapi zurura (mencekik)!”

Karena hari sudah malam, Habib Jakfar tak mau  mengusik keluarganya untuk membuat makanan sebagai suguhan. Beliau memerintahkan salah seorang murid beliau untuk mengambil sebuah termos di atas lemari yang terletak di ruang tamu. Dengan perasaan yang sedikit keheranan, si murid tadi melaksanakan perintah gurunya. Ia mengambil termos di atas lemari dan menyerahkannya kepada Habib Jakfar. “Sekarang  carikan piring dan sendok!” perintah Habib Jakfar lagi.

“Masak kami mau disuguhi es ya Habib?” kata salah seorang tamu. Habib Jakfar hanya tersenyum. Beliau membuka termos yang ternyata berisi nasi kebuli dan membagikannya ke piring-piring yang sudah di sediakan si murid. Setelah dibagi rata, beliau mempersilakan para tamunya itu menyantap hidangan nasi kebuli. Tak mau membuang waktu, mereka segera menyantap hidangan yang masih hangat itu. Sementara itu, si murid tadi diliputi perasaan heran. Ia yakin bahwa sudah lama termos itu tak pernah diturunkan dari atas lemari, apalagi diisi dengan nasi kebuli yang masih hangat.

baca juga: Kisah Habib Ali Mengambil Ilmu Dari “Orang Gila”

baca juga: Kisah Habib Muhammad bin Hadi as-Segaf Tentang Lelaki Yang Suka Adu Domba

baca juga: Inilah Karomah Syekh Abubakar bin Salim Yang Paling Masyhur

 

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *