Kiamat Sudah Semakin Dekat?

Kiamat adalah salah satu rukun iman yang wajib diimani oleh setiap Muslim. Kiamat pasti datang, tapi tidak ada seorang makhluk pun yang dapat memprediksi kapan datangnya karena itu merupakan ilmu Allah. Allah merahasiakan terjadinya hari kiamat, dan menerangkan bahwa kiamat akan datang secara tiba-tiba.

“Mereka menanyakan kepadamu tentang kiamat: ‘Bilakah terjadinya?’ Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang kiamat itu adalah pada sisi Tuhanku; tidak seorang pun yang dapat menjelaskan waktu kedatangannya selain Dia. Kiamat itu amat berat (huru-haranya bagi makhluk) yang di langit dan di bumi. Kiamat itu tidak akan datang kepadamu melainkan dengan tiba-tiba.’ Mereka bertanya kepadamu seakan-akan kamu benar-benar mengetahuinya. Katakanlah: ‘Sesungguhnya pengetahuan tentang hari kiamat itu adalah di sisi Allah, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui’.” (Al-A’raaf: 187)

Namun demikian, sesungguhnya Allah dengan rahmat-Nya telah menjadikan kiamat memiliki alamat yang menunjukkan ke arah itu dan tanda-tanda yang mengantarkannya.

 

“Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya. Maka apakah faedahnya bagi mereka kesadaran mereka itu apabila hari kiamat sudah datang?” (Muhammad: 18).

Adapun tanda-tanda kedatangan hari kiamat sudah cukup banyak dijelaskan dalam Al Quran maupun hadits Rasulullah SAW. Dalam sebuah hadits Rasulullah SAW bersabda : “Bersegeralah melakukan kebaikan sebelum datang enam 6 perkara: matahari terbit dari barat, keluarnya asap, munculnya Dajjal, Dabbatul ardhi (binatang bumi), (kematian) di antara kamu atau huru-hara yang menyeluruh.” [Riwayat Muslim ]

Kita mengetahui ada beberapa tanda kiamat kecil yang saat ini telah banyak terbukti faktanya. Tanda-tanda tersebut antara lain; urusan agama dipegang oleh yang bukan ahlinya, amalan riba’ berleluasa, ma’siat dan kemungkaran berleluasa dan terang-terangan. Kemudian semakin banyak anak yang durhaka kepada kedua orang tua, banyak peperangan dan gempa bumi (bencana kemanusiaan & bencana alam). Sedangkan yang ada pada hadits Rasulullah SAW diatas merupakan tanda kiamat besar sudah di depan mata, artinya bila muncul tanda-tanda seperti yang disebutkan maka tidak ada gunanya lagi taubat. Seharusnya munculnya tanda-tanda kiamat kecil merupakan sebuah peringatan akan semakin dekatnya hari akhir.

Lalu bagaimana tentang isu kiamat tahun 2012 ? Ternyata prediksi yang muncul dari ramalan suku Maya itu terjawab oleh para ilmuwan. Menurut Bambang S. Tedjasukmana dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), bahwa fenomena yang akan muncul pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasar pada pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di berbagai negara maju yang sudah dilakukan sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh LAPAN telah dilakukan sejak tahun 1975.

Masih menurut ahli lain dari LAPAN, bahwa badai Matahari akan terjadi ketika adanya Flare dan Corona Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dahsyatnya menyamai 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Bom atom yang dijatuhkan pada bulan Agustus 1945, telah merenggut sekitar 80.000 jiwa manusia. Sedangkan CME adalah sejenis ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel2 berkecepatan tinggi yakni sekitar 400 km/detik.

Badai matahari merupakan bagian dari cuaca di antariksa, dimana terjadi kondisi dinamis di ruang antara matahari dan bumi. Semua ini mirip dengan cuaca di bumi, hanya saja sifatnya yang berbeda. Penggerak kondisi di antariksa adalah matahari. Gangguan cuaca matahari ini dapat mempengaruhi kondisi muatan antariksa hingga mempengaruhi magnet bumi. Dampak yang lain adalah pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi Global Positioning System (GPS), dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF). Pada  kondisi tertentu, dapat membahayakan kesehatan atau kehidupan manusia, misal karena magnet bumi terganggu, maka alat pacu jantung juga akan terganggu.

baca juga: Mewaspadai Pemahaman Sekuler

baca juga: Menyikapi Radikalisme Kelompok Anti Maulid Nabi

baca juga: Keajaiban Maulid Nabi

 

Dikatakan pula oleh para ilmuwan, badai ini adalah siklus 11 tahunan dan wilayah bumi yang akan mengalami efek langsung adalah mereka yang tinggal di daerah kutub. Beruntung bagi kita yang berada di bawah garis khatulistiwa, karena efek yang timbul tidak akan terasa secara langsung. Kalau ada efek hanyalah gangguan pada sistem teknologi dan navigasi. Tetapi bagaimanapun juga, antisipasi telah disiapkan dengan membangun Pusat Sistem Pemantau Cuaca Antariksa Terpadu di pusat Pemanfaatan Sains Antariksa LAPAN Bandung. Objek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Selain itu juga berkoordinasi dengan pihak-pihak yang akan terkena dampak secara langsung yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, Depkominfo, dan lain-lain.

Tetapi, sekali lagi, prediksi-prediksi itu adalah merupakan perhitungan matematis yang dilakukan oleh tangan manusia. Sesungguhnya segala kuasa dan kehendak hanyalah di tangan Allah SWT semata. Yang perlu kita lakukan tentunya jangan lagi menunda-nunda melakukan amal sholeh sebagai tabungan yang yang akan kita ambil pada saatnya kelak.

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu; Sesungguhnya kegoncangan hari kiamat itu adalah suatu kejadian yang sangat besar (dahsyat).” ( QS Al Hajj : 1) Fatimah

 

 

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *