Keajaiban “Wisata” Ke Kota Suci Mekkah

Tak ada wisata yang lebih nikmat dari yang satu ini, ibadah Haji. Wisata keagamaan ini tak lelah-lelahnya dijalani para muslim seantero dunia. Setiap tahun, lebih dari  25 juta Muslim dari hampir 150 negara berkumpul di Mekah guna melaksanakan ibadah Haji. Meski ritual Haji sebenarnya hanya berlangsung lima hari seperti yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi, umumnya jamaah sering kali menghabiskan waktu sebulan untuk beribadah dan berdoa di Mekah, Madinah dan tempat-tempat paling suci lain. Dari Indonesia saja tak kurang dari 200 ribu orang melaksanakan ibadah ini tiap tahunnya. Tak lengkap rasanya menjadi seorang muslim sejati tanpa melaksanakan haji.

Selain memiliki nilai yang luar biasa besar dalam kaitannya dengan kesempurnaan agama, ternyata ibadah haji memiliki keuntungan lain. Dalam suatu penelitian bertajuk ‘Estimating the Impact of the Haj: Religion and Tolerance in Islam’s Global Gathering’, Harvard’s Kennedy School of Government Massachusetts menyatakan bahwa pengalaman berhaji telah menumbuhkan sikap damai sesama. “Persaudaraan sesama Muslim yang tumbuh setelah haji itu tak melahirkan sikap permusuhan dengan non-Muslim. Bahkan haji telah menumbuhkan sikap bersahabat dengan umat agama lainnya.” tutur salah satu peneliti, Daud Clingingsmith.

Penemuan ini didasarkan dari data yang dikumpulkan dari survei 1.600 jemaah haji asal Pakistan tahun 2006. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa seseorang yang telah melaksanakan haji akan meningkat kepercayaan dirinya, merasa sejajar dengan siapa pun dan memiliki watak harmoni dengan siapa saja. “Berhaji telah meningkatkan rasa kesetaraan dan harmoni antar mereka dan memberi kemajuan dalam memandang wanita termasuk memberi kesempatan kepada wanita untuk menikmati pendidikan dan memasuki lapangan kerja,” lanjut Daud Clingingsmith.

Sementara itu pemerintah Saudi terus melakukan pembenahan dalam menyambut jutaan muslim yang melaksanakan haji. Lima puluh milyar Riyal atau sekitar 12,2 trilyun rupiah telah diinvestasikan untuk perluasan Masjidil haram yang diikuti aktifitas enam proyek real estate. Perluasan ini diperkirakan akan selesai dalam waktu 10 tahun.

Proyek ini bukannya proyek yang pertama kali. Sebelumnya telah dilakukan perluasan Masjidil Haram yang menghancurkan sekitar 1.000 pemondokan di Shamiya dan menelan biayan6 trilyun Riyal sebagai uang ganti rugi. Perluasan ini tercatat sebagai proyek yang paling spektakular dalam merobohkan bangunan yang ada.

baca juga: Masjid Agung Demak Yang Kaya Filsafat

baca juga: Hikayat Masjid Luar Batang Yang Luar Biasa

baca juga: Darul Musthafa Tarim, Citranya Seharum Namanya

baca juga: Rubat Tarim, Kawah Candradimuka Para Habaib Dan Ulama

Kota Mekah

Proyek lain adalah proyek Jabal Khandama dan Jabal Omar yang tak jauh dari Masjidil Haram. Jabal Khandama meliputi 150.000 meter persegi perumahan baru sementara Jabal Omar meliputi 230.000 meter persegi perumahan baru dan menampung 100.000 jemaah salat di ruang tertutup dan 120.000 jemaah di ruang terbuka. Di Distrik Hijra, selatan Masjidil Haram akan diperluas ruang salat jemaah dari 1.170 meter persegi menjadi 30.000 meter persegi

Bukan hanya itu, berbagai fasilitas seperti layanan transportasi, jalan bebas hambatan dan fasilitas perbelanjaan kian disempurnakan. Kalangan analis melihat bahwa dalam 10 tahun mendatang wajah Mekah akan berubah total. Walhasil rugi kiranya jika kita melewatkan ”wisata” yang satu ini karena selain menyempurnakan aqidah kita, haji juga menjadi hiburan yang sangat mengagumkan……A. Anies Shahab

dapatkan buku: Khulasoh Madad+Maulid Dhiyaullami, Maulid Diba’, Qosidah Burdah dan Hadrah Basaudan

dapatkan buku: Samudera Hikmah Syekh Abdul Qadir al-Jailani

dapatkan buku: Manasik Haji, Umroh & Ziarah

 

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *