Dubes Arab Saudi Sebut GP-Ansor Sebagai Organisasi Sesat

dubes

Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Muhammad Al-Suaibi kini tengah menjadi sorotan gara-gara cuitan kontroversinya yang telah dihapus. Isi cuitan dalam akun twitternya dianggap mencampuri urusan domestik RI.

Dalam bahasa Arab, isi cuitan twitter itu berbunyi, “Massa yang berjumlah lebih dari satu juta berkumpul demi menyatakan persatuan umat Islam merupakan reaksi keras terhadap dibakarnya bendera tauhid oleh seorang dari pihak organisasi sesat menyimpang kurang-lebih sebulan yang lalu.”

“‘Jadi kemarin itu Reuni 212 itu yang jumlahnya banyak itu karena menyikapi reaksilah terhadap pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh oknum dari organisasi sesat. Dengan dihadiri oleh capres no 02 Prabowo Subianto, wakil ketua parlemen Fadli Zon, dan lain-lain bapak-bapak wakil Indonesia.”

Kini tidak ada lagi tweet tersebut di akun Twitter Osama karen sudah dihapus oleh yang bersangkutan.

Ketua PBNU Said Aqil Siradj menyatakan sikap Dubes dalam mengomentari urusan dalam negeri sebuah negara yang sedang menjadi tempatnya bertugas itu tak pantas.

“Maka dengan ini kami menyampaikan, dalam pandangan kami, Osamah telah melakukan pelanggaran keras diplomatik, yakni mencampuri urusan politik suatu negara di luar kewenangannya,” kata Said Aqil di kantornya, kawasan Kramat, Jakarta Pusat.

sumber: viva

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *