Beginilah Cara Seorang Hafizah Membaca Al-Quran Waktu Haid

Apakah hafidhoh (perempuan yang hafal al-Qur’an) pada waktu haid boleh mengaji. Syukran.

 

Diharamkan bagi yang sedang berhadats besar seperti haid, nifas, junub membaca al-Qur’an. Oleh karena itu bagi mereka yang hafal al-Qur’an ketika sedang berhadats besar apabila hendak membaca al-Qur’an untuk menjaga hafalannya, caranya bisa dengan membaca didalam hati saja, karena yang demikian ini tidak diharamkan sebab bukan tergolong membaca al-Qur’an, atau dibaca dengan diniyati berdzikir (tidak diniyati baca al-Qur’an). Demikian menurut madzhab Syafi’I (Lihat : I’anatut tholibin hal : 69 juz : 1), sedangkan dalam madzhab lain, husus bagi perempuan yang sedang haid menurut salah satu pendapat dalam madzhab Maliki dan Hanbali tidak diharamkan membaca al-Qur’an, dan bagi perempuan yang sedang nifas menurut sebagaian Ulama’ dari madzhab Hanbali juga diperbolehkan membaca al-Qur’an.  Lihat : al-Inshof hal : 349, 243 Juz : 1, Hasyiyah Addusuqi ha l: 174 Juz : 1, Mawahibul jalil ha l: 552  Juz: 1, al-Majmu’ Syarah Muhadzab hal : 179 Juz : 2

 

UJIAN PRAKTEK SHOLAT WAKTU UDZUR

 

Ana penggemar setia CN, ana mau nanya .bolehkan sewaktu kita udzur atau berhalangan menghadapi ujian praktek membaca al Qur’an atau praktek shalat, karena diharuskah tidak boleh menyusul sebab jadwalnya tetap. Syukran

 

Jawaban atas pertanyaan anda mengenai membaca al-Qur’an ketika udzur  sama dengan diatas, sedagkan praktek sholat juga dapat anda lakukan dengan tanpa diniyati sholat dan dalam bacaan al-qur’annya sama dengan diatas. Lihat : Bughyatul mustarsyidin hal : 59.

baca juga: Hukum Kawin Lari

baca juga: Apakah Asap Sate Babi Najis?

baca juga: Dahsyatnya Fadhilah Shalawat Di Hari Jumat

 

MAKAN TELUR HEWAN YANG HARAM

 

Ustadz ana ingin nanya bagaimana hukumnya jika memakan telur dari hewan yang haram dimakan seperti telor buaya, ular dan lain-lain, soalnya ada yang bilang halal dan haram tolong dijelaskan. Syukran.

 

Menurut pendapat yang kuat dalam madzhab Syafi’i hukum telur hewan yang suci baik halal dimakan atau haram dimakan, adalah SUCI dan HALAL dimakan apabila tidak membahayakan tubuh seperti mengandung racun dan lain-lain, dan menurut keterangan Imam Syihabuddin al-Qulyubi, telur ular dapat membahayakan tubuh, karenanya hukumnya suci namun haram dimakan. Lihat : Hasyiyah al-Qulyubi hal : 71  juz  1,  I’anatut tholibin hal : 87  juz : 1

donasi: Dompet Dakwah

Post Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *